JAKARTA – Ilmuwan menemukan pemicu diabetes tipe 2. Apa itu?
Adalah sebuah kondisi di mana oksida nitrat berlebih yang menempel pada insulin. Untuk itu dilakukan kajian lebih lanjut terhadap pengaruh oksida nitrat pada laju insulin dalam tubuh dan hasilnya obat baru untuk penyakit ini ditemukan, yakni enzim sebagai reseptor insulin.
Dilansir dari Science Alert, Kamis (21/12/2023), peneliti dari Case Western Reserve University di Amerika Serikat tengah menyelidiki lebih lanjut penyebab diabetes. Pasalnya saat ini lebih dari setengah miliar orang di seluruh dunia terkena diabetes tipe 2, namun para peneliti masih belum mengetahui apa penyebab terganggunya fungsi insulin dalam kondisi ini.
BACA JUGA:
Peneliti ini pun membuka tirai molekuler dan menemukan mengapa insulin, hormon yang menjaga kestabilan gula darah, sering kali berhenti bekerja secara maksimal. Dari hasil penyelidikan, peneliti Utama Case Western Reserve University, Jonathan Stamler, menemukan S-nitrolisasi yaitu proses yang mengubah oksida nitrat (NO) menjadi molekul pembawa pesan yang mampu berbagi informasi antar sel.
Dalam menjalankan proses ini, Case Western Reserve menemukan enzim baru, yang disebut SCAN (SNO-CoA-assisted nitrosylase), yang berperan dalam S-nitrosilasi. Ini membantu menempelkan NO ke protein targetnya, seperti reseptor insulin.
BACA JUGA:
Uji Coba Pada Tikus
Penelitian ini diujikan pada model tikus yang mengidap diabetes. Stamler dan rekannya menemukan bahwa ketika SCAN dihambat, hewan tersebut tidak menunjukkan gejala klasik diabetes.
Temuan ini menunjukkan bahwa diabetes tipe II mungkin disebabkan oleh berlebihannya NO yang menempel pada protein seperti insulin. Oleh karena itu, enzim apa pun, seperti SCAN, yang bekerja untuk mengikat NO ke reseptornya dapat menjadi obat diabetes yang berguna dalam penelitian di masa depan.
Stamler berharap dengan memblokir enzim SCAN, para ilmuwan dapat menemukan pengobatan baru untuk setidaknya beberapa jenis diabetes.
BACA JUGA:
“Kami menemukan enzim yang menempatkan oksida nitrat pada reseptor insulin untuk mengendalikan insulin. Aktivitas enzim yang terlalu banyak menyebabkan diabetes. Namun ada kasus yang menyatakan bahwa banyak enzim yang menempatkan oksida nitrat pada banyak protein. Dengan demikian, kami telah menemukan pengobatan baru untuk banyak penyakit, terutama beberapa tipe diabetes" tutup Stamler.
(Marieska Harya Virdhani)