JAKARTA - Fenomena astronomi gerhana bulan sebagian bakal muncul sebagai penutup bulan Oktober 2023. Hal itu akan terjadi pada 28 Oktober, malam.
Bulan purnama pada tanggal 28 Oktober akan memiliki semburat merah. Penampakannya akan bisa dilihat di Inggris, Eropa, Asia dan Afrika sebagai bagian dari bulan masuk ke bayangan bumi. Gerhana matahari dan bulan selalu datang berpasangan. Awal bulan ini, gerhana matahari "Ring of Fire" annular muncul di langit di atas sebagian besar AS, dan sekarang giliran bulan seperti dilansir dari New Scientist, Jumat (27/10/2023).
BACA JUGA:
Pada malam hari, Sabtu 28 Oktober, orang-orang di seluruh Inggris, Eropa, Asia dan Afrika akan disuguhi gerhana sebagian bulan, di mana sebagian bulan akan menjadi merah. Di beberapa bagian Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Australia, hanya sebagian dari gerhana, yang disebut tahap penumbral, akan terlihat, membuat bulan sedikit lebih gelap.
BACA JUGA:
Jam berapa Gerhana Bulan pada 28 Oktober?
Maksimal Gerhana adalah pukul 21:14 di London, pukul 22:14 di Berlin, 11.14 sore di Moskow, 1.44 pagi di Mumbai dan 4.14 pagi di Hong Kong. Tahap penumbral dimulai sekitar 2 jam sebelum dan berakhir sekitar 2 jam setelah maksimum. Kamu dapat memeriksa waktu yang tepat untuk lokasi kamu menggunakan perangkat lunak gratis seperti Stellarium.
Kamu tidak memerlukan peralatan khusus untuk melihat gerhana bulan. Kamu akan melihat bagian dari bulan berubah menjadi merah. sebagian kecil bulan, maksimal 12 persen, akan menjadi merah. Jika kamu memiliki teropong atau teleskop kecil, ini akan membantu kamu melihatnya.
Apa itu gerhana bulan?
Gerhana bulan terjadi ketika bulan bergerak ke dalam bayangan bumi sehingga menghalangi cahaya matahari. Ini berarti gerhana bulan selalu terjadi selama bulan purnama. Tapi gerhana bulan tidak terjadi setiap bulan purnama karena kemiringan orbit bulan.
(Marieska Harya Virdhani)