Kapan Keris Puputan Klungkung Dikembalikan oleh Belanda? Benda Bersejarah Kaya Nilai Perjuangan

Richard Ariyanto, Jurnalis
Rabu 06 September 2023 06:53 WIB
Keris Puputan Klungkung akan segera dikembalikan dari Belanda (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Indonesia masih mengupayakan pengembalian atau repatriasi benda-benda bersejarah milik Indonesia di Belanda. Setelah empat arca dan ratusan benda bersejarah lainnya, kali ini fokusnya adalah Keris Puputan Klungkung.

Kapan benda bersejarah ini akan dikembalikan ke Indonesia? Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Hilmar Farid memastikan keris tersebut akan dikembalikan bulan depan dari Belanda. Pihaknya masih terus mengupayakan langkah cepat agar keris Puputan Klungkung segera kembali ke tanah air.

 BACA JUGA:

“Upayanya tetap jalan terus,” tuturnya kepada Okezone dalam acara Pekan Kebudayaan Nasional, dikutip Rabu (6/9/2023).

“Kita akan terima kira-kira segera pada bulan Oktober. pokoknya nanti akan dikabari lagi kelanjutannya bagaimana,” katanya.

 BACA JUGA:

Keris Klungkung sendiri memiliki nilai historis yang sangat tinggi. Benda ini menjadi saksi bisu pertempuran Kerajaan Klungkung melawan kolonialisme pada tahun 1908. Akibat peperangan itu, Raja serta pengikutnya tewas. Berakhirnya peperangan ini, maka berakhir pula ekspedisi yang dilakukan oleh KNIL sejak tahun 1846 di Bali.

Paska peperangan, ada banyak benda-benda pusaka yang dirampas oleh pihak penjajah, salah satunya Keris Puputan Klungkung. Keris ini kemudian menjadi salah satu koleksi Museum Etnologi Belanda pada tahun 1956.

 BACA JUGA:

Adapun ciri-ciri dari keris ini yaitu bermaterialkan logam besi, nikel, kayu, batu permata, emas, dan gading dengan ukuran panjang 67,5 cm, panjang bilah 54 cm, panjang gagang 13,5 cm, serta panjang warangka (sarung keris) 54 cm.

Pamor keris ini dapat dilihat melalui bilahnya yang bergelombang. Proses penempaan besi dan logam yang mengandung nikel juga menjadikan keris ini memiliki pola berwarna abu-abu. Tak hanya itu keris ini juga dihiasi oleh batu mulia, yakni enam buah pada bilah dan gagang serta 24 buah pada gagangnya.

Keris Klungkung sendiri memiliki nilai historis yang sangat tinggi. Benda ini menjadi saksi bisu pertempuran Kerajaan Klungkung melawan kolonialisme pada tahun 1908. Selain keris Puputan Klungkung, Kemendikbudristek juga mengupayakan pengembalian 132 karya seni Pita Maha, dan 335 koleksi khasanah Puri Cakranegara Lombok.

(Marieska Harya Virdhani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya