18 Tim dari Indonesia Ikuti Kompetisi World Greenmech Tingkat SD, SMP, SMA 2023

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 05 Juli 2023 10:16 WIB
Foto: YouTube/MAM Rumah Edukasi.
Share :

JAKARTA – Kompetisi World Greenmech 2023 akan dilaksanakan di National Chung Hsing University, Taichung, Taiwan pada 3 Agustus 2023. Ini adalah kompetisi tingkat dunia yang diikuti oleh lebih dari 200 tim dari 12 negara yaitu Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Korea Selatan, Jepang, Rusia, India, Amerika Serikat (AS), China, Hongkong, dan Taiwan.

Kompetisi World Greenmech yang terdiri dari 4 jenis kompetisi, yaitu Greenmech Junior dan Programmer Junior untuk tingkat SD, Greenmech dan R4M (Robot for Mission) untuk tingkat SD, SMP, dan SMA.

GreenMech adalah sebuah kompetisi membuat struktur mekanika Rube Goldberg Machine yang menyenangkan yang menghubungkan berbagai fungsi dari mekanika dan green energy melalui operasi yang kompleks untuk menyelesaikan tindakan yang sederhana.

Kompetisi ini menggunakan prinsip saintifik yang mengkombinasikan 5 aspek pembelajaran dan perkembangan yang dikenal dengan istilah STEAM (Science, Technology, Engineering, Art and Mathematics).

World Greenmech 2023 dibagi dalam 3 tingkat, yaitu tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas.

Tujuan dari kompetisi adalah mendorong semangat kreativitas dan kerja sama tim dalam menyelesaikan masalah melalui brainstorming dalam membuat sebuah konstruksi bangunan mekanika dimana setiap tim terdiri dari 3 sampai 4 siswa/i, menginspirasi peserta untuk menghargai aplikasi saintifik dan mengembangkan pendidikan sains yang kreatif dengan menggabungkan pemikiran yang kreatif ke dalam struktur bangunan sehingga peserta dapat mengaplikasikan teori sains dan kreativitas dan dapat mendemonstrasikan hasil dari pendidikan sains yang kreatif.

Robot for Mission (R4M) adalah sebuah kompetisi merancang robot menggunakan prinsip saintifik berbasis STEAM dan membuat program coding agar robot dapat menyelesaikan misi, dimana misi kompetisi internasional kali ini adalah untuk menyelesaikan beberapa misi di Pelabuhan.

Dilansir dari keterangan pers Rumah Edukasi, kompetisi ini bertujuan menginspirasi kemampuan aplikasi programming dan kreativitas serta melatih teknik manipulasi dan kemampuan menggerakkan robot. Selain itu, kompetisi ini juga menanamkan semangat kerja sama tim dimana setiap tim terdiri dari maksimal 4 siswa/i dan setiap siswa/i memiliki peranan masing-masing yang saling membantu menyelesaikan misi tersebut.

Setiap tim dibebaskan membuat berbagai macam model robot sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan oleh panitia dan dapat menggunakan berbagai macam perangkat untuk mengoperasikan robot tersebut, seperti smart phone, pads, laptop.

Kompetisi R4M yang inovatif ini merefleksikan kolaborasi “human-machine” dan membuat kompetisi ini berbeda dengan kompetisi robot lainnya.

Greenmech Junior adalah sebuah kompetisi membuat 2 projek mekanika sederhana untuk mengaplikasikan prinsip sains elastisitas karet dan katrol. Kompetisi Greenmech Junior ini diperuntukkan bagi anak sekolah dasar dan berkelompok dimana setiap kelompok terdiri dari 2 siswa.

Programmer Junior adalah sebuah kompetisi menyelesaikan 6 misi di Laut dimana setiap tim harus memiliki strategi dalam merencanakan penyelesaian masalah dan melakukan coding Robot tanpa komputer agar Robot bisa menyelesaikan misi dengan tepat dan cepat. Kompetisi Programmer Junior ini diperuntukkan bagi anak sekolah dasar dan berkelompok dimana setiap kelompok terdiri dari 2 siswa.

Ini adalah untuk keempat kalinya Indonesia mengikuti kompetisi tingkat dunia yang sangat kreatif dan satu-satunya di dunia yang menggabungkan Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics ke dalam sebuah hasil karya yang kreatif yang sangat sejalan sekali dengan program Merdeka Belajar Kemendibud Ristek RI dan sangat bermanfaat dalam mempersiapkan Generasi Emas Indonesia.

Pada keikutsertaan pertama pada 2017 tim Greenmech tingkat SD Indonesia berhasil mendapatkan perhargaan best performance overseas team sebagai tim yang pertama kali ikut dan mendapatkan penghargaan terbaik.

Keikutsertaan kedua pada 2018 tim Greenmech SD dan R4M SD Indonesia berhasil meraih penghargaan honorable mention (Juara Harapan). Sementara pada partisipasi ketiga di tahun 2019 di Taichung, Taiwan tim R4M SD dan SMA Indonesia berhasil meraih juara 2 dunia, tim R4M SMP berhasil meraih juara 3, tim Greenmech Junior berhasil meraih Juara Harapan.

Semua tim yang mewakili Indonesia adalah tim yang sudah mengikuti kompetisi nasional dan regional yang diikuti oleh 75 tim dari seluruh Indonesia.

Video Dokumentasi Kompetisi Nasional 2023 dapat dilihat di tautan berikut ini https://youtu.be/CNh3WUa5s7Y

Dalam ajang kompetisi tingkat dunia tahun 2023, Indonesia diwakili 18 tim:

• 3 tim Greenmech Junior tingkat SD:

- SD Marsudirini BSB Semarang (Juara 1 Nasional)

- SD Marsudirini BSB Semarang (Juara 2 Nasional)

_ SD Tarakanita 5 Jakarta (Juara Harapan Nasional)

• 1 tim Programmer Junior tingkat SD: 

- SD Tarakanita 1 (Juara 1 Nasional)

• 6 tim Greenmech tingkat SD, SMP, dan SMA: 

- SD Marsudirini BSB Semarang (Juara 1 Nasional)

- SD Tarakanita 5 Jakarta (Juara 2 Nasional)

- SD Tarakanita 5 Jakarta (Juara 3 Nasional)

- SMP Surabaya Taipei School (Juara 1 Nasional)

- SMP Tarakanita 4 Jakarta (Juara 3 Nasional)

- SMA Islam Terpadu Almaka (Juara 2 Nasional)

• 8 tim R4M tingkat SD, SMP, dan SMA: 

- SD Sutomo 1 Medan (Juara 1 Nasional)

- SMP Sutomo 1 Medan (Juara 1 Nasional)

- SMP Surabaya Taipei School (Juara 2 Nasional)

- SMP PGRI 2 Ciledug (Juara 3 Nasional)

- SMA Sutomo 1 Medan (Juara 1 Nasional)

- SMA Jakarta Taipei School (Juara 2 Nasional)

- SMAK 5 Penabur Jakarta (Juara 3 Nasional)

- SMA Tarakanita Gading Serpong (Juara Harapan Nasional)

Untuk Hasil kompetisi tingkat dunia 2023 nanti bisa dilihat di www.worldgreenmech.com

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya