Pengertian Siklus Hidrologi: Jenis dan Proses Terjadinya

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis
Selasa 21 Maret 2023 09:16 WIB
Ilustrasi (Foto: Freepik)
Share :

Siklus hidrologi sendiri memiliki beberapa jenis, yakni:

- Siklus hidrologi panjang

Ciri siklus hidrologi panjang adalah peristiwa air pada awan tidak akan langsung berubah menjadi hujan. Jenis siklus hidrologi panjang terjadi pada wilayah pegunungan atau wilayah beriklim sub tropis. Pada siklus ini, proses tahap awalnya adalah melalui fase evaporasi di lautan lalu air berubah menjadi molekul gas. Molekul gas lalu akan mengalami tahap sublimasi.

Awan yang mengandung kristal es lalu akan masuk ke tahap advekasi ketika awan berpindah. Dalam tahap advekasi, awan dengan kandungan kristal es akan kembali ke darat untuk melewati tahap presipitasi. Kemudian awan akan berubah menjadi hujan dalam bentuk hujan salju.

Hujan salju akan terakumulasi menjadi gletser yang ketika mencair akan mengalir ke sungai lalu ke hutan. Siklus hidorlogi panjang pun akan berjalan seperti ini terus menerus.

- Siklus hidrologi sedang

Lalu ada siklus hidrologi sedang yang terjadi saat air laut menguap lalu uao airnya terbawa angin ke daratan. Di ketinggian tertentu uap air akan terkondensasi menjadi awan.

Setelah itu awan akan menjadi hujan dan terjadi proses resapan air hujan oleh tanah, akar tumbuhan, selokan, dan sungai. Setelah melewati berbagai macam saluran, air akan kembali lagi ke laut.

- Siklus hidrologi pendek

Kemudian yang terakhir adalah siklus hidrologi pendek. Siklus yang satu ini terjadi tanpa melibatkan tahap adveksi. Berawal dari evaporasi air laut ke atmosfer lalu pada ketinggian tertentu uap air akan mengalami kondensasi.

Setelah berbentuk awan maka akan mengalami presipitasi dan terjadilah hujan. Hujan yang turun lalu kembali lagi ke laut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya