Mahasiswa Indonesia Banjiri Australia, Atase Pendidikan Titip 3 Hal Ini

Tim Okezone, Jurnalis
Minggu 05 Maret 2023 09:20 WIB
Mahasiswa Indonesia membanjiri Australia (Foto : Istimewa)
Share :

JAKARTA - Universitas di Australia memulai perkuliahan semester baru tahun ajaran 2023 pada akhir Februari 2023. Mahasiswa asal Indonesia pun kembali meramaikan kampus-kampus di Australia, termasuk di Queensland.

Hal tersbeut nampak dalam acara penyambutan mahasiswa baru yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) Queensland pada Sabtu 4 Maret 2023.

Lebih dari 200 mahasiswa Indonesia hadir dalam acara perkenalan mahasiswa baru yang bertempat di ModWest Building, University of Queensland. Selain dihadiri mahasiswa baru dan mahasiswa lama, acara juga dihadiri oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Canberra, Prof. Mukhamad Najib, Presiden Australia-Indonesia Youth Association (AIYA) Queensland, Ceria Amidjaja, serta para pengurus PPIA ranting di Queensland.

Dalam sambutannya, Atdikbud KBRI Canberra, Mukhamad Najib menyampaikan saat ini Australia kebanjiran mahasiswa baru dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Menurut Atdikbud Najib, jumlah mahasiswa Indonesia di Australia tahun ini sebanyak 20.350 orang, meningkat dari tahun 2022 yang berjumlah sekira 15.000 orang.

Kepada mahasiswa Atdikbud berpesan tiga hal. Pertama, agar mahasiswa di Australia bisa menjadi hub bagi mahasiswa di Indonesia yang ingin kuliah di Australia.

“Saat ini pemerintah Indonesia memberi banyak kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar negeri, namun seringkali mereka kesulitan mencari kampus maupun calon supervisor. Oleh karena itu, kalian yang sudah lebih dulu disini, jadilah hub bagi mereka, berikan informasi, hubungkan mereka dengan kampus di tempat kalian kuliah, sehingga mereka juga bisa kuliah di Australia,” ujar Najib, dalam keterangan yang diterima, Minggu (5/3/2023).

Najib juga bepesan agar mahasiswa bisa menjadi duta bangsa yang mengenalkan Indonesia kepada masyarakat Australia.

“Pemerintah Australia sedang mendorong pelajar Australia untuk meningkatkan Asian Literacy, mengenal budaya dan bahasa Asia, khususnya empat bahasa penting Asia, termasuk bahasa Indonesia. Ini kesempatan bagi kita untuk lebih semangat lagi mengenalkan Indonesia kepada masyarakat Australia,” kata Najib.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya