JAKARTA - Pada 2006, Pluto diklasifikasi ulang sebagai planet kerdil oleh Persatuan Astronomi Internasional (IAU).
Di Hari Internasional Pluto yang jatuh pada 18 Februari, mencoba melihat kembali mengapa keputusan ini menuai kontroversi dan mengapa beberapa pihak menyambut baik publisitas yang dibawanya.
Sama seperti banyak rekannya di Observatorium Lowell, Kevin Schindler bergidik ketika Persatuan Astronomi Internasional (IAU) mengumumkan pada Agustus 2006 bahwa, singkatnya, Pluto bukan lagi sebuah planet.
Keputusan itu sangat kontroversial di lembaga penelitian yang berbasis di Flagstaff, sebuah kota di negara bagian Arizona, AS.
Pasalnya, di tempat itu juga astronom Amerika Clyde W. Tombaugh pertama kali menemukan Pluto pada 18 Februari 1930 – tanggal yang setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Pluto Internasional.
"Hampir setiap penemuan besar yang berkaitan dengan Pluto memiliki hubungan dengan Flagstaff," kata Schindler, sejarawan Observatorium Lowell, dikutip dari BBC, Rabu (22/2/2023).