Nama 2 Organ Gerak yang Dimiliki Belalang

Rifqa Nisyardhana, Jurnalis
Rabu 14 Desember 2022 18:34 WIB
Ilustrasi/Freepik
Share :

JAKARTA – Belalang merupakan serangga dengan subordo Caelifera. Ia menggunakan kaki dan sayap untuk bergerak.

Dalam bergerak, belalang memiliki tiga cara, yaitu berjalan, melompat, dan terbang (bagi para spesies dewasa yang memiliki sayap).

Serangga ini sering dijumpai di rerumputan dan suka melompat dari daun ke daun lainnya. Namun, tak jarang juga ada beberapa spesies yang terbang dengan sayapnya dan melakukan imigrasi.

Kaki Belalang

Kaki belakang belalang besar dibandingkan kaki depannya. Ini sangat membantunya untuk melompat dengan jarak yang jauh.

Sebutan untuk kaki belalang adalah saltatorial. Ungkapan ini juga digunakan untuk serangga lainnya yang suka melompat, seperti jangkrik.

Kaki saltatorial bekerja dengan baik untuk melompat karena kaki ini membesar yang diisi dengan otot besar.

Dengan tubuhnya yang terbuat dari kutikula, kaki belalang bisa menahan kekuatan yang besar saat melompat atau menendang.

Peneliti dari Trinity College Dublin menemukan bahwa kaki belalang memiliki ketangguhan yang tinggi dibandingkan semua bahan biologis lainnya.

Melansir dari Thought Co, dalam melompat belalang akan mengontraksi otot fleksor besarnya secara perlahan. Setelah itu, ia menekuk kaki belakangnya di sendi lutut.

Sepotong kutikula khusus di dalam lutut bertindak sebagai pegas dan menyimpan semua energi potensial.

Belalang kemudian mengendurkan otot kakinya, membiarkan pegas melepaskan energinya, dan melemparkan serangga ke udara.

Dengan kakinya ini, belalang bisa melompat hingga 200 kali ukurannya sendiri dengan kecepatan 10 kaki per detik.

Sayap Belalang

Mengutip dari American Museum of Natural History, sayap belalang merupakan hasil dari dinding tubuhnya. Sayap ini memungkinkan serangga untuk terbang.

Belalang menggunakan kaki belakang mereka untuk mendorong tubuhnya ke udara. Setelah itu, mereka akan melebarkan sayap dan terbang.

Sayap belalang terlihat transparan dan memiliki warna yang berkisar dari merah, kuning, biru, dan hijau. Ini tergantung pada spesies serangga tersebut.

Selain itu, sayapnya berfungsi untuk menghindari pemangsa, bermigrasi, atau sebagai bagian dari ritual kawin.

Sayap yang dimiliki oleh belalang berkembang selama lima tahap pergantian kulit yang dilalui nimfa. Biasanya sayap hanya dimiliki pada saat mereka mencapai usia dewasa.

(Natalia Bulan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya