Pengertian Sel, Fungsi dan Strukturnya Lengkap

Fatmawati, Jurnalis
Senin 28 November 2022 18:12 WIB
Ilustrasi/Unsplash
Share :

JAKARTA - Sel adalah unit organisasi terkecil dari makhluk hidup yang menjadi dasar kehidupan secara biologis.

Disebut sebagai unit terkecil dikarenakan sel tidak dapat memecah dirinya lagi menjadi lebih kecil yang dapat berdiri sendiri.

Tiap sel yang terdapat pada makhluk hidup memiliki struktur, fungsi, dan kegunaanya masing-masing.

Dalam tubuh, sel berfungsi dalam proses metabolisme tubuh berupa reaksi katabolik, yaitu terjadi proses perubahan senyawa kimia menjadi energi atau bahan pembentukan senyawa lainnya seperti anabolik.

Sel juga memiliki kemampuan berkomunikasi baik menerima maupun mengirimkan sinyal kepada sel-sel lain.

Hal tersebut dilakukan untuk menentukan interaksi antar organisme multiseluler serta mengatur fungsi dan perkembangan tubuh dari organisme multiseluler.

Sedangkan struktur yang dimiliki sel terbagi menjadi dua bagian utama, yakni sel prokariotik dan sel eukariotik.

Merangkum dari Sumber Belajar Kemendikbud, berikut struktur sel beserta bagian yang terdapat dalam struktur sel tersebut.

Sel Prokariotik

Prokariotik berasal dari bahasa Yunani “pro” berarti sebelum, dan “karyon” artinya inti.

Sel ini tidak memiliki nukleus sejati karena bahan inti yang dimiliki masih tersebar di dalam sitoplasma dan belum diselubungi oleh membran inti.

Struktur sel prokariotik terdiri dari sebagai berikut.

1. Dinding sel

Terbentuk dari selulosa, hemiselulosa, dan pektin. Dinding sel berfungsi sebagai melindungi dan membentuk sel.

2. Membran plasma

 

Membran plasma atau membran sel merupakan bagian paling luar sel. Tersusun dari lipid, protein, dan karbohidrat.

Membran plasma berfungsi melakukan seleksi zat mana saja yang bisa dilalui dan yang tak dapat dilalui.

3. Sitoplasma

 

Sitoplasma berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan kimia penting, seperti enzim, ion, gula, protein, serta lemak.

Sitoplasma selalu bergerak akibat kandungan didalamnya memiliki muatan ion.

Gerakan tersebut disebut Gerakan Brown.

4. Mesosom

Membran plasma yang melekuk ke dalam akan membentuk organel yang disebut dengan mesosom.

5. Ribosom

Ribosom adalah organel yang menjadi tempat berlangsungnya sintesis protein. Ribosom memiliki ukuran yang sangat kecil berdiameter antara 15-20 nm.

6. DNA

Asam deoksiribonukleat atau DNA adalah kumpulan senyawa tersusun yang terdiri dari gula deoksiribosa, fosfat dan basa-basa nitrogen.

Fungsi dari DNA yaitu sebagai sifat pembawa genetik.

7. Flagella

Flagela adalah benang cambuk dengan fungsi untuk bergerak. Jumlah dan bentuk yang dimiliki fragella tersebut beragam tergantung pada tiap selnya.

Sel Eukariotik

Sel ini masuk dalam golongan yang memiliki struktur lebih maju pada sel tumbuhan dan binatang.

Sel eukariotik memiliki sel-sel yang mengandung nukleus sejati yang mengelilingi seluruh bagian sel tersebut.

Berikut adalah bagian-bagian penyusun sel eukariotik:

1. Membran Sel (Selaput Plasma)

Membran sel menjadi bagian terluar sel yang menjadi batasan dari bagian luar dan bagian dalam sel.

Sebagai selaput selektif permeabel, membran sel hanya dapat dilalui oleh molekul tertentu, seperti glukosa, asam amino, gliserol, dan berbagai ion.

Fungsi lain yang dimiliki membran sel yakni sebagai reseptor atau penerima rangsangan dari luar, melindungi bagian dalam sel agar isi sel tidak keluar dan meninggalkan sel, mengontrol zat mana saja yang boleh masuk maupun keluar, serta menjadi tempat proses biokimiawi.

2. Sitoplasma

Sitoplasma tersusun atas cairan atau padatan bernama sitosol, yang berada dalam sel selain plasma inti.

Sitoplasma berfungsi sebagai tempat menyimpan bahan kimia penting dalam metabolisme sel, seperti enzim, ion, gula, lemak, dan protein.

3. Nukleus

Inti sel atau nukleus adalah organel terbesar dalam sel. Terdiri atas membran nukleus, nukleoplasma, dan nukleolus.

Nukleus berfungsi mengendalikan dan mengatur pembelahan sel, serta membawa informasi genetik.

4. Sentriol

Jenis organel ini dapat dilihat ketika sel terjadi pembelahan. Biasanya sentriol hanya dapat dijumpai pada sel hewan.

5. Retikulum endoplasma

Retikulum endoplasma terdiri atas dua jenis, yaitu kasar dan halus. Retikulum endoplasma kasar berfungsi menampung protein yang disintesis oleh ribosom yang kemudian disalurkan ke komplek golgi hingga akhirnya dikeluarkan dari sel.

Sedangkan retikulum endoplasma halus berfungsi menghasilkan lemak dan kolesterol, serta menetralkan racun seperti yang terjadi dalam sel-sel hati.

6. Ribosom

 

Susunan ribosom terdiri atas RNA - ribosom (RNA-r) dan protein.

7. Kompleks Golgi

Diktiosom atau kompleks golgi hanya terdapat pada sel tumbuhan.

8. Lisosom

Lisosom adalah membran berbentuk kantong kecil berisikan enzim hidrolitik.

9. Badan Mikro

 

Badan mikro terdapat dalam sel eukariotik bersama peroksisom dan glioksisom.

10. Mitokondria

 

Mitokondria berfungsi menghasilkan energi. Hal tersebut dikarenakan mitokondria memiliki 2 membran, yakni membran luar dan membran dalam.

11. Mikrotubulus dan mikrofilamen

Pada sebuah sel, mikrotubulus berupa kumpulan benang spindel yang berfungsi menghubungkan dua kutub sel ketika sel membelah pada sel protozoa.

Sedangkan mikrofilamen berfungsi dalam pembentukan pseudopodia gerakan sel dan gerakan sitoplasma.

(Natalia Bulan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya