JAKARTA - Universitas Bina Nusantara (Binus) merambah pendidikan di Metaverse dengan hadir di Nusameta.
Nusameta sendiri adalah dunia virtual yang diluncurkan Indonesia pada ajang KTT G20 dan B20 di Bali.
“Kami menjadi universitas pertama di Indonesia yang hadir di Nusameta. Ini merupakan tahap awal dari kehadiran pendidikan tinggi di Metaverse,” ujar Vice Rector Global Employability dan Entrepreneurship Universitas Binus, Profesor Meyliana dikutip dari Antara, Rabu (23/11/2022).
Menurutnya, ada tiga komponen teknologi yang menunjang terciptanya ekosistem Metaverse yang di antaranya adalah virtual reality (VR) atau augmented reality (AR) yang memiliki dampak seolah-olah nyata, baik secara lingkungan maupun waktu.
Kemudian, desain 3SD yang memperkuat penggabungan benda-benda maya yang diproyeksikan dan ketiga, infrastruktur ABCD yang terdiri atas Artificial Intelligence (AI), block chain, cloud computing, dan data.
Block chain dimanfaatkan sebagai media transaksi jual beli.
Dalam proyek teknologi tersebut, Binus membagi tim menjadi tiga bagian, yakni pembuat story board, 3D desain, dan imersif teknologi. Timnya merupakan gabungan dari 10 orang dosen dan 15 orang mahasiswa.