"Untuk kepala SD kita masih kekurangan karena selalu ada yang pensiun. Tapi untuk kepala SMP calon kepala sekolah yang siap mengisi ada 43 orang, sementara sekolah yang tidak punya kepalanya hanya 26 sekolah," sebutnya.
Dikatakannya, total ada sebanyak 161 calon kepala sekolah yang sudah dinyatakan lulus di dan sudah setahun masih menunggu proses pelantikan baik SD dan SMP.
Mereka adalah hasil seleksi jabatan kepala SD maupun SMP sudah dilakukan beberapa waktu dan tinggal menunggu pelantikan.
Mereka itu ada yang lolos seleksi berdasarkan penyelenggaraan yang didanai APBN dan juga APBD.
Untuk yang didanai dari APBN sekarang ada aturan baru dari Kementerian bahwa mereka harus mengikuti Program Guru Penggerak (PGP).
Sebab KBB ditetapkan satu dari tiga daerah yang menjadi pilot project program itu.
Sementara yang seleksinya didanai APBD sekarang prosesnya sudah selesai setelah mengikuti diklat selama tiga sampai empat bulan untuk memperoleh nomor registrasi kepala sekolah.