GMNI Sebut Pemotongan Celana yang Dialami Mahasiswi Unand adalah Tindakan Diskriminasi

Rus Akbar, Jurnalis
Senin 31 Oktober 2022 20:05 WIB
Viral video mahasiswa Unand menghukum mahasiswi terkait pakaian yang digunakan/Instagram/@infounand
Share :

PADANG - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengecam tindakan senior pengawas asrama Universitas Andalas (Unand) Padang yang menjadi viral karena menggunting celana milik juniornya.

Menurut Ketua Umum DPK GMNI Unand, Saraga Mulyana, informasi yang diperoleh GMNI telah terjadi tindakan diskriminasi, tindakan tidak terpuji, serta tindakan arogansi pihak pengelola asrama kampus yang mencederai nurani.

“Dalam berita itu didapati pihak pengelola asrama bersikap arogan dengan menyuruh dua orang penghuni asrama yang faktanya adalah non muslim untuk memotong pakaiannya sampai tidak bisa digunakan lagi,” katanya lewat rilis yang diterima MNC Portal Indonesia, Senin (31/10/2022)

Kata Saraga, sikap ini sangat disayangkan asrama kampus yang hari ini dialokasikan sebagai penunjang fasilitas para mahasiswa penerima KIP-K yang notabene adalah orang-orang yang dianggap kurang mampu dalam segi finansial.

“Dapat kita maknai sebagai kaum marhaenis di lingkungan kampus Unand diperlakukan demikian , tentu membela hak-haknya menjadi kewajiban dari pribadi kita sebagai mahasiswa yang menjunjung tinggi marhaenisme,” ujarnya.

Dengan masalah itu DPK GMNI Unand, mengutuk keras tindakan provokatif pengelola asrama yang berpotensi mencederai kebhinekaan di lingkungan kampus Unand.

“Mengajak anggota dan kader GMNI Unand untuk berperan aktif mengawal kasus ini sampai mendapat keadilan oleh pihak kampus Unand,” terangnya.

Kemudian menghimbau seluruh anggota dan kader GMNI Unand untuk mengangkat isu ini ke media sebagai upaya perlawanan atas penindasan tersebut.

(Natalia Bulan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya