BANDUNG BARAT - Pelaksanaan Tantangan Membaca Bandung Barat (TMBB) di SMPN 5 Cipongkor, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), diisi dengan program literasi membaca yang disebut Readathon.
Readathon sendiri adalah istilah untuk kegiatan membaca buku bersama-sama dalam waktu tertentu tanpa berhenti dengan teknik membaca senyap.
Kegiatan Readathon ini terinspirasi dari lomba lari marathon.
"Readathon berasal dari dua kata yaitu read dan marathon, terinspirasi dari lomba lari marathon yang memiliki jarak sekitar 42.195 km," kata Guru SMPN 5 Cipongkor, Dini Anora, Rabu (12/10/2022).
Menurutnya, Readathon baru pertama kali dilakukan dalam TMBB tahun ini dan diikuti seluruh siswa, guru serta seluruh staf di SMPN 5 Cipongkor.
Pembacaan buku dilaksanakan pada pagi hari sebelum dimulainya kegiatan pembelajaran.
"Peserta diwajibkan membaca satu buku yang tersedia di perpustakaan selama kurang lebih 30 menit," sambungnya.
Kemudian, sambung dia, peserta diminta untuk menuliskan identitas buku yang dibacanya dalam kertas berbentuk daun untuk nantinya akan ditempel ke dalam Pohon Geulis (Gerakan untuk Literasi Sekolah) yang sebagian sudah tersedia di ruang kelas masing-masing.
Pohon Geulis merupakan bentuk pengembangan motivasi jumlah bacaan peserta.
Meskipun masih terkendala keterbatasan jumlah buku bacaan yang tersedia di perpustakaan, namun itu tidak jadi penghalang bagi siswa untuk meningkatkan minat baca.
"Kami optimistis Pohon Geulis yang ada di sekolah kami akan tumbuh subur. Meski kami menyadari keterbatasan jumlah buku bacaan yang tersedia di perpustakaan kami masih menjadi kendala," tuturnya.
Salah satu peserta Readathon kelas VII B, Tasya mengaku, kegiatan tersebut dinilai memberikan suasana yang berbeda bagi dirinya dan juga teman-teman yang lain.
“Seru sekali bisa membaca secara bersama-sama dengan teman-teman lainnya di lapangan seperti ini,” imbuhnya.
(Natalia Bulan)