9 Tragedi Kelam dalam Sejarah Sepak Bola, Kerusuhan Stadion Kanjuruhan Masuk Daftar

Rifqa Nisyardhana, Jurnalis
Senin 03 Oktober 2022 17:36 WIB
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur/Okezone
Share :

JAKARTA - Sepak bola menjadi salah satu ajang olahraga yang disukai oleh banyak orang.

Namun, tidak menutup kemungkinan terjadi tragedi kelam dalam sejarah sepak bola di dunia.

Salah satunya tragedi kelam tersebut adalah tragedi Kanjuruhan yang baru saja terjadi pada Sabtu (1/10/2022) malam hari di Malang, Jawa Timur.

Berikut 9 tragedi kelam sepanjang sejarah sepak bola yang diurutkan berdasarkan banyaknya jumlah korban

1. Tragedi Estadio Nacional, Peru

Pada 24 Mei 1964 di Estadio Nacional (Stadion Nasional), kota Lima, Peru menjadi tragedi yang paling menyedihkan sepanjang sejarah.

Tragedi ini mengakibatkan 328 orang tewas dan 500 lainnya luka-luka.

Dilansir dari The New York Times, kerusuhan terjadi dipicu oleh keputusan wasit yang menganulir gol Peru di menit-menit terakhir pertandingan saat melawan Argentina.

Banyak suporter yang melemparkan benda ke arah polisi dan direspon balik dengan melemparkan gas air mata.

Hal ini membuat semua orang dalam stadion kalang kabut.

2. Tragedi Stadion Accra, Ghana

Pada 9 Mei 2001, tragedi ini terjadi di Stadion Accra, Ghana saat berlangsung pertandingan antara Kumasi Asante Kotoko melawan Hearts of Oak.

Korban yang tewas mencapai 126 suporter.

Kerusuhan mulai terjadi ketika suporter Kumasi Asante Kotoko melempar benda-benda ke lapangan karena tidak menerima kekalahan dari rival terbesar mereka.

Sampai akhirnya, polisi menembakkan gas air mata ke tribun penonton dan menimbulkan kekacauan di jalan keluar.

3. Tragedi Stadion Kanjuruhan, Indonesia

 

Pada 1 Oktober 2022, tragedi ini berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Indonesia saat berlangsung pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Tragedi ini menimbulkan 125 korban tewas. Namun, data tersebut masih sementara karena tidak menutup kemungkinan korban bertambah.

Kerusuhan terjadi karena suporter Arema FC tidak terima dengan kekalahan dan menyerbu ke lapangan.

Sampai akhirnya, polisi melempar gas air mata ke tribun sehingga menyebabkan para penonton berlarian dengan panik.

4. Tragedi Stadion Hillsborough, Inggris

Pada 15 April 1989 tragedi terjadi di Stadion Hillsborough, Sheffield, Inggris yang menyebabkan 97 suporter tewas.

Hal ini berlangsung ketika pertandingan semifinal Piala FA antara Liverpool dan Nottingham Forest.

Berdasarkan pemeriksaan Inggris pada 2016, tragedi ini terjadi akibat kesalahan polisi. Hal ini menyebabkan perubahan kebijakan seperti menghapus area berdiri di sekitar lapangan.

5. Tragedi Stadion Hailstorm, Nepal

Pada 12 Maret 1998, para penonton menyerbu ke pintu keluar karena terjadi badai hujan es di dalam Stadion Hailstorm, Kathmandu, Nepal.

Namun, pintu keluar itu terunci karena menghindari orang yang masuk tanpa memiliki tiket.

Hal ini menyebabkan lebih dari 90 orang tewas karena berdesak-desakkan.

6. Tragedi Stadion Mateo Flores Nat’l, Guatemala

Pada 16 Oktober 1996, tragedi terjadi di Stadion Nasional Mateo Flores, Guatemala saat pertandingan antara Guatemala dan Kosta Rika.

Penyebab kerusuhan terjadi karena maraknya pemalsuan tiket sehingga stadion melebihi kapasitas.

Tragedi ini menyebabkan 80 korban tewas dan 147 luka-luka karena terinjak-injak.

7. Tragedi Stadion Port Said, Mesir

Pada 1 Februari 2012, kerusuhan terjadi saat pertandingan antara al-Masry dan al-Ahly di Stadion Port Said, Mesir.

Hal ini menyebabkan 74 korban jiwa dan 500 luka-luka.

Kerusuhan terjadi karena penyerangan suporter al-Masry menyerbu suporter al-Ahly yang menggunakan tongkat, batu, kembang api, dan benda-benda keras lainnya di dalam stadion.

Setelah itu, polisi pun juga menolak untuk membuka gerbang stadion sehingga banyak yang lemas dan dibunuh saat melarikan diri dari penyerbuan.


8. Tragedi Estadio Monumental, Argentina

Pada 23 Juni 1968, tragedi terjadi di Stadion Monumental, Buenos Aires, Argentina saat berlangsung pertandingan antara River Plate dan Boca Juniors.

Hal ini menimbulkan 71 korban tewas dan lebih dari 150 luka-luka saat para penonton berusaha keluar dari stadion.

9. Tragedi Stadion Second Ibrox, Skotlandia

Pada 2 Januari 1971, tragedi ini berlangsung karena kericuhan suporter dalam pertandingan di Stadion Second Ibrox, Glasgow, Argentina.

Hal ini menimbulkan 66 korban tewas dan 200 luka-luka.

(Natalia Bulan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Edukasi lainnya