Seluruh peserta IISMA akan menempuh kuliah selama satu semester hingga akhir tahun. Konsul Pensosbud, Mahmudin Nur Al-Gozaly, berharap kuliah di UC Davis dapat membuka cakrawala mengenai pembelajaran berbagai multidisiplin ilmu, di samping meningkatkan pengetahuan dan kapasitas, serta penguatan cross cultural understanding di antara mereka.
“Sebagai wakil Indonesia, maka keberadaan mereka kuliah di UC Davis diharapkan dapat menunjukkan berbagai prestasi positif sekaligus menjadi kesempatan mempromosikan profil keberagaman budaya Indonesia, yang sejalan dengan UC Davis sebagai kampus yang unggul dalam keragaman dan keterbukaannya,” kata Mahmudin.
Disamping diskusi mengenai akademis, dalam sesi tatap muka, KJRI San Francisco juga memanfaatkan untuk memberikan informasi tentang konteks prioritas tugas pelindungan WNI, menyikapi berbagai perkembangan saat ini di California, termasuk ajakan untuk ikut menguatkan komunikasi antara para mahasiswa dan KJRI San Francisco agar selama berada di California mereka dapat belajar dengan lancar, kesehatan tetap terjaga dan terhindar dari berbagai potensi masalah yang mungkin terjadi.
(Rahman Asmardika)