Simak, Sejarah dan Latar Belakang Timbulnya Perang Dingin

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis
Senin 01 Agustus 2022 11:10 WIB
Ilustrasi (Foto: Reuters)
Share :

Langkah ini ternyata mengkhawatirkan sekutu dekat Amerika Serikat, Inggris. Kedua negara besar itu khawatir pengaruh komunisme Uni Soviet dapat mengganggu demokrasi yang ditegakkan di Eropa Barat.

Langkah Uni Soviet ini kemudian direspon AS dan Inggris dengan membuat Blok Barat yang dikenal dengan nama North Atlantic Treaty Organization (NATO) untuk menyaingi Blok Timur milik Uni Soviet. NATO tak hanya terdiri AS dan Inggris melainkan juga  Irlandia, Kanada, Belanda, Belgia, Denmark, Norwegia, Islandia, Luxembourg, Portugal, dan Perancis.

Perang Dingin dimulai saat AS meluncurkan Marshall Plan atau Rencana Marshall. sebagai bentuk bantuan AS kepada negara-negara yang berada di bawah pengaruhnya. Bantuan itu ditujukan agar negara-negara di Eropa dapat membangun kembali negaranya setelah Perang Dunia II.

Gerakan ini pun tak luput mengajak Uni Soviet, namun negara ini menolak hadir dan menolak ikut. Uni Soviet malah membuat Molotov Plan atau Rencana Molotov sebagai tandingannya. Rencana Molotov ini juga memiliki tujuan yang sama yakni memberikan bantuan untuk negara-negara Eropa Timur yang terdampak Perang Dunia II.

Perang ini berakhir setelah runtuhnya Uni Soviet pada 25 Desember 1991. Sebelumnya, akhir dari Perang Dingin mulai tampak pada 1980-an saat perseteruan antar kedua negara kuasa ini mereda. Tepatnya, setelah Mikhail Gorbachev menghapus sistem diktator dan menumbuhkan demokrasi.

Demikian sejarah dan latar belakang timbulnya perang dingin yang diketahui menciptakan gerakan Blok di dunia. (RIN)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya