Ketika peristiwa ini terjadi, akan ada proses perpindahan energi dari makhluk hidup yang termakan ke makhluk hidup yang memakan.
Dalam sebuah ekosistem sebenarnya tidak hanya ada satu rantai makanan.
Karena setiap rantai makanan akan saling berhubungan dan membentuk sebuah jaring-jaring makanan.
Proses rantai makanan ini sangat kompleks. Jika semuanya berjalan sesuai aturan, maka akan membentuk ekosistem yang stabil.
Sehingga ketika salah satu organisme dalam rantai makanan tidak tersedia lagi di alam, bisa menyebabkan rusaknya rantai makanan.
Rusaknya rantai makanan akan menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem.
Sebagai contoh, terdapat ekosistem taman yang terdiri dari rumput, belalang, tikus, dan burung hantu.
Apabila salah satu organismenya hilang, misalnya belalang, maka akan mempengaruhi populasi rumput.