Kisah Anak-Anak Muda Bertani di Tengah Kota Besar

Natalia Bulan, Jurnalis
Selasa 19 Juli 2022 06:33 WIB
Ketua Karang Taruna Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan La Ode Hardian/Antara
Share :

Andre dan Abihakim lalu bergabung dengan La Ode Hardian (32), Ketua Karang Taruna Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan yang tiba di kebun lebih awal, untuk berbincang mengenai pertanian perkotaan atau urban farming.

Pertanian perkotaan dengan metode budidaya hidroponik sudah sejak tiga tahun lalu berkembang di antara anggota Karang Taruna Kelurahan Kebon Baru khususnya RW04.

Lahan yang mereka gunakan antara lain tanah kosong seluas 9x8 meter persegi di Jalan D3 No.6, RT09/RW04 dan atap bangunan.

Selain pakcoy, mereka juga menanam kangkung dan bayam. Menurut La Ode, tiga jenis sayuran ini cenderung paling diminati masyarakat dan relatif mudah dibudidayakan.

La Ode memilih metode budidaya hidroponik karena cenderung mudah dilakukan, terutama bagi anak-anak muda.

Metode penanaman ini memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan hara nutrisi bagi tanaman.

"Saya lihat anak-anak muda yang belum tahu soal pertanian, hidroponik salah satu jawaban yang paling gampang mereka terima," kata dia yang pernah menempuh pendidikan bidang pertanian di Universitas Halu Oleo, Kendari itu.

Alat-alat yang dibutuhkan yakni rak atau instalasi hidroponik, rockwool sebagai media tanam, net pot dan talang.

Pada rockwool yang dibasahi air, benih-benih dimasukkan dan ditunggu hingga 1-2 hari hingga berkecambah.

Setelahnya, masukkan tanaman pada net pot dan simpan pada lubang tanam di rak.

"Paling malas anak-anak menyemai. (Bisa membuat) mata berair," tutur dia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya