UKRAINA - Fedir Shandor, mengawali hari Seninnya dengan mengajar kuliah secara daring.
Profesor di sebuah universitas di Ukraina itu mengajar secara daring sejak pandemi berlangsung. Namun, selama beberapa bulan terakhir, ia memberi kuliah kepada para mahasiswanya dari garis depan.
Pria berusia 47 tahun itu mendaftar sebagai prajurit militer setelah invasi Rusia ke negara itu. Di sisi lain, dia sangat ingin mahasiswanya tetap melanjukan pendidikan.
Hasilnya? Shandor menggelar kelas dua kali dalam sepekan dari parit di garis depan pertempuran. Dia mengajar sejumlah topik seperti pariwisata dan sosiologi melalui ponselnya.
"Saya telah mengajar selama 27 tahun. Saya tak bisa mengabaikannya. Itu adalah keahlian saya," ujarnya dikutip dari BBC.
Shandor telah melakukan profesi gandanya sebagai dosen dan prajurit militer sejak Rusia melakukan invasi ke Ukraina pada Februari silam.