SUKABUMI - Sekolah Dasar (SD) Negeri Cikeramat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sudah tiga tahun tidak kunjung diperbaiki.
Sebanyak dua ruangan kelas sekolah tersebut tidak memiliki atap akibat terkena bencana cuaca ekstrem di tahun 2019.
Hingga saat ini, para siswa pun terpaksa belajar di sebuah ruangan yang tersisa tanpa kursi dan meja.
Sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 250 belum mendapatkan perbaikan sampai saat ini.
Kegiatan belajar mengajar pun dilakukan dengan fasilitas seadanya. Pihak sekolah juga sudah mengajukan untuk pembangunan dan perbaikan.
Namun, sampai detik ini belum ada respons dari pihak terkait guna untuk memperbaki sekolah yang sudah lama tidak mempunyai atap ruangan ini.
Awal mula kejadian adalah saat cuaca sangat ekstrem dan bangunan yang sudah tua ini tiba-tiba roboh di sore hari.
Pada saat kejadian, beberapa pejabat pemerintah daerah langsung mendatangi lokasi untuk melihat langsung kondisi sekolah yang roboh. Namun, pihak terkait tak kunjung memperbaiki bangunan sekolah itu.
Seorang guru honorer, Asep Bagya Hidayat mengungkapkan ruangan yang roboh atapnya itu adalah ruangan kelas tiga dan kantor untuk para guru.
Awal mula kejadian cuaca sangat ekstrem dan beruntung pada saat kejadian proses belajar mengajar sudah selesai sehingga tidak ada korban.
Namun, fasilitas kantor dan ruang kelas semuanya hancur akibat tertimpa reruntuhan atap yang roboh.
Pihak sekolah beserta orangtua murid berharap, agar pihak terkait segera membangun ruangan yang atapnya roboh karena belajar mengajar para siswa sangat tidak efektif.
(Natalia Bulan)