BANDUNG - Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) meraih akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Unpar menjadi satu dari 21 perguruan tinggi (PT) di Indonesia yang mengantongi predikat Unggul.
Akreditasi Unggul yang sukses diraih Unpar, Selasa 12 April 2022 itu merupakan predikat teratas dalam tingkatan akreditasi yang ditetapkan BAN-PT. Di mana, BAN-PT menetapkan tingkatan akreditasi, yaitu, Unggul, Baik Sekali, dan Baik. Predikat Unggul mengisyaratkan bahwa Unpar menjamin aspek kualitas dan peluang karier lulusannya.
BACA JUGA:Profil Profesor Asep Warlan Yusuf, Guru Besar Unpar yang Ceria Itu Kini Sudah Berpulang
Raihan predikat Unggul tersebut berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT No. 143/SK/BAN-PT/AK-ISK/PT/IV/2022. Unpar sebelumnya telah terakreditasi A dan akreditasi Unggul diperoleh melalui re-akreditasi menggunakan Instrumen Suplemen Konversi (ISK).
Saat ini, Unpar memiliki 7 Fakultas dengan 32 program studi (prodi). Dari jumlah tersebut, di antaranya 12 prodi sarjana (S1) sudah terakreditasi Unggul dan 4 prodi S1 akreditasi A serta 8 prodi di jenjang S1, S2, dan S3 terakreditasi Baik Sekali.
Melengkapi pencapaian itu, tahun ini, Unpar menduduki peringkat 4 PT Indonesia dengan inovasi terbaik versi Scimago Institutions Rankings (SIR) 2022.
BACA JUGA:Unpar-MRT Jakarta Teken Kerja Sama, Jalankan Arahan Jokowi Soal Kampus Merdeka
Rektor Unpar, Mangadar Situmorang, menuturkan, komunitas akademik Unpar bekerja sesuai dengan arahan budaya mutu. Dalam hal ini, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Unpar senantiasa mengingatkan, memfasilitasi, dan mengajak seluruh unit kerja di Unpar untuk terus menjalankan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), termasuk melalui Audit Mutu Internal (AMI) dan melaksanakan kaizen atau continuous improvement.
"Implementasi budaya mutu dan kaizen secara internal tersebut pada gilirannya akan bermuara pada penilaian eksternal yang tampak dalam Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME). Oleh karena itu, akreditasi Unggul Unpar bisa dikatakan sebagai buah dari pelaksanaan SPMI yang bersifat regular/periodik, konsisten, dan berkelanjutan,” tutur Mangadar dalam keterangan resminya, Rabu 13 April 2022.
Kendati demikian, lanjut Mangadar, harus pula ditegaskan bahwa implementasi SPMI tidak selalu mudah. Diperlukan upaya berkesinambungan agar setiap orang dan unit kerja di Unpar mau dan mampu mengikuti aturan main terkait dengan standar mutu dan prinsip kaizen tersebut.
"Akreditasi ini merupakan tanda pengakuan dan penghargaan dari pemerintah melalui BAN-PT. Ini juga merupakan wujud pertanggungjawaban Unpar kepada para mahasiswa, alumni, dan masyarakat luas bahwa Unpar berkinerja sesuai dengan regulasi pemerintah dan berupaya memenuhi harapan masyarakat," katanya.
Lebih dari itu, lanjut Mangadar, Unpar yang telah terakreditasi Unggul pun diharapkan menjadi PTS pilihan bagi para calon mahasiswa untuk menempuh pendidikan tinggi, baik pada jenjang diploma, sarjana, magister, doktor, maupun profesi.
"Demikian pula bagi pelaku Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI), ini menjadi bukti bahwa Unpar sangat baik dalam penyelenggaraan Tridarma maupun tata kelolanya. Unpar merupakan mitra kerja sama yang kredibel dan capable dalam penyelenggaraan pendidikan/pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat," paparnya.
Mangadar menambahkan, komitmen melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul pun sejalan dengan dengan amanat Presiden Joko Widodo saat menghadiri Dies Natalis ke-67 Unpar, 17 Januari 2022 lalu.
Presiden saat itu menegaskan agar Unpar terus berkarya untuk melahirkan lulusan SDM yang unggul demi kemajuan bangsa. Di kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) RI, Nadiem Makarim juga mengapresiasi Unpar yang terus melakukan transformasi pendidikan, termasuk pelaksanaan program Kampus Merdeka.
"Akreditasi ini diterima dengan rasa syukur sekaligus sebagai energi baru untuk membawa Unpar sebagai perguruan tinggi rujukan dan pilihan bagi masyarakat dan dunia pendidikan tinggi (referent and preferent university)," katanya.
Kepala LPM Unpar, Dharma Lesmono pun menuturkan, akreditasi Unggul yang diperoleh Unpar juga memuat konsekuensi bahwa Unpar harus terus berbenah untuk meningkatkan mutu dalam penyelenggaraan Tridarma Perguruan Tinggi.
"Perolehan predikat akreditasi institusi Unggul melalui ISK ini patut kita apresiasi bersama. Terima kasih kepada seluruh sivitas akademika Unpar, alumni, mitra dan pengguna lulusan untuk capaian ini," katanya.
(Arief Setyadi )