JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) menyampaikan tidak pernah mempertimbangkan mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi pelajar yang ikut berdemonstrasi di Gedung DPR pada Senin (11/4) kemarin.
Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengatakan bahwa pembicaraan selama ini masih dalam tahap antisipasi bukan sanksi terhadap pelajar.
"Sama sekali tidak ada pembahasan masalah sanksi. Apalagi pencabutan KJP. Tidak ada itu," kata Muhammad Anwar di Jakarta, Senin (11/4).
Baca juga: Ada Indikasi Pelajar Dibayar untuk Ikut Demo 11 April
Anwar menambahkan bahwa pihaknya telah meminta pihak sekolah untuk ikut mengawasi siswa agar tidak ikut hal-hal yang belum saatnya karena faktor usia pelajar.
Baca juga: Mau Ikut Demo 11 April ke Jakarta, 86 Pelajar Diamankan Polisi