Nadiem menjelaskan, upaya tersebut guna mengembangkan potensi pada anak, serta menilai keberagaman yang diolah sesuai karakter yang berada di daerah masing-masing.
"Dengan mempertimbangkan juga karakter, potensi setiap anak. Tidak hanya keragaman peserta didik yang menjadi perhatian kami. Tapi jiga keragaman potensi daerah di daerah masing-masing," ucap mantan pemilik Gojek.
Nadiem menambahkan, upayanya tersebut sejalan dengan program pembangunan desa, karena di setiap desa, memiliki karakter serta nuansa yang beragam.
"Hal ini sejalan dengan program pembangunan desa berkelanjutan di mana setiap desa punya karakteristik yang unik," ujarnya.
(Susi Susanti)