Azis menjelaskan, pola yang dijalankan selama ini adalah isolasi mandiri di rumah masing-masing. Namun, ternyata pola itu tidak efektif karena sebagian besar terjadi penularan di dalam rumah.
"Satu rumah, satu orang yang positif justru anggota keluarga di rumah itu tertular," ujarnya.
Karenanya, kata Azis, pihaknya sedang memikirkan tentang isolasi mandiri terpadu (isoter).
"Isoter ini salah satu cara untuk kita bisa mengurangi keterpaparan tersebut, kami akan rapatkan kembali," tutur Azis.
(Erha Aprili Ramadhoni)