PEKANBARU - Puluhan warga dan Aliansi Peduli Pendidikan Kota Pekanbaru, berunjuk rasa menolak SDN 01 dialihfungsikan menjadi pasar, para warga menolak anaknya dipindahkan ke sekolah lain secara bertahap.
Ironisnya, sekitar 100 meter dari sekolah sudah dibangun pasar higenis, yang hingga kini masih terbengkalai.
Baca juga: KPAI Minta Orang Tua Tak Ragu Laporkan Kekerasan Seksual di Lingkungan Sekolah
Puluhan wali murid SDN 01 di Jalan Ahmad Yani, Kota Pekanbaru membawa poster dan spanduk, mereka mengecam kebijakan walikota pekanbaru dan dinas pendidikan, karena mengalih fungsikan SD tertua di Kota Pekanbaru menjadi pasar.
Koordinator aksi, Ikram mengatakan, ada empat poin tuntutan untuk menolak kebijakan walikota pekanbaru, yaitu merubah SD tertua di Kota Pekanbaru menjadi pasar, dan memindahkan siswanya ke sekolah lain, dan mereka meminta kepada walikota untuk melakukan evaluasi atas kebijakan tersebut.
Baca juga: Sekolah Dilarang Tambah Waktu Libur di Periode Nataru
“Padahal sekitar 100 meter dari SD tertua ini sudah dibangun pasar higenis Pekanbaru, namun sangat disayangkan pasar yang sudah dibangun terbengkalai, dan tidak dimanfaatkan pedagang,” kata Ikram, Selasa (28/12/2021).
Salah satu wali murid, Rinawati mengaku keberatan jika anaknya dipindahkan ke sekolah lain dengan pemberitahuan dari pihak sekolah, yang mengatasnamakan kebijakan dinas pendidikan.
Para pengunjuk rasa berharap aksi yang dilakukan warga dapat mendesak walikota Pekanbaru dan dinas pendidikan untuk melakukan evaluasi atas alih fungsi SD tertua tersebut dan mengembalikannya ke sekolah.
(Awaludin)