'Mental First Aid Kit', Pendampingan Anak di Masa Transisi Belajar

Antara, Jurnalis
Senin 20 Desember 2021 16:01 WIB
Ilustrasi. (Foto: Pexel)
Share :

JAKARTA - Kesehatan mental anak-anak di masa pandemi seringkali luput dari perhatian, terutama dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) di era kenormalan baru yang memberikan banyak tantangan kepada anak usia sekolah, demikian Psikolog dan Dosen Fakultas Psikologi Universitas Katolik Atma Jaya, Reneta Kristiani, M.psi.

Menurut hasil penelitian Mental Health First Aid USA pada 2021 menyebutkan satu dari lima anak berusia 13-18 tahun (22 persen) mengalami gangguan kesehatan mental yang parah di beberapa titik selama hidup mereka.

BACA JUGA: Masa Pandemi Memotivasi Para Guru Terus Berinovasi Demi Mendidik Anak-anak Bangsa

Pada rentang usia tersebut merupakan usia anak didik yang kini tengah menjalani KBM baik dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ), pembelajaran tatap muka (PTM) Terbatas maupun campuran.

Faktanya PJJ selama pandemi saat ini berdampak pada aspek psikososial murid. Mulai dari perasaan bosan, khawatir, burn out sampai learning loss.

Dalam mendampingi anak-anak dalam proses peralihan metode belajar, orang tua dan guru bisa melakukan "Mental First Aid Kit", yakni Look, Listen dan Link.

BACA JUGA: Guru Berperan Penting Jaga Kesahatan Mental Anak di Tengah Pandemi Covid-19

"Ketiga tahapan tersebut menjadi tanggung jawab sekolah (guru), orangtua dan siswa yang merupakan sistem (The Teaching Triangle). Setelah melakukan pengamatan pada murid, maka selanjutnya adalah 10 langkah pertolongan Mental First Aid," kata Reneta dalam webinar persembahan Satkaara Berbagi berkolaborasi dengan Rumah Guru BK, dikutip Senin (20/12/2021).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya