JAKARTA – Rektor Universitas Tarumanagara (Untar), Agustinus Purna Irawan mengatakan, bahwa salah satu kunci kemajuan perguruan tinggi (PT) adalah membuka diri. Menurut dia, dengan membuka diri ke dunia luas, maka PT akan lebih bisa berkontribusi dalam membangun negara dan masyarakat. PT memiliki banyak potensi yang bisa bermanfaat untuk masyarakat. Namun, semua potensi dan kompetensi yang dimiliki sebuah PT akan lenyap begitu saja jika tidak dikenal publik.
“Hasil karya dosen dan mahasiswa harus bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat,” kata Agustinus saat membuka acara Media Gathering Untar dengan tema “Humas Bersinergi, PTS Bereputasi” di Kampus Untar, Jakarta, kemarin.
Baca juga: Jokowi: Untar Lahirkan 100 Ribu Alumni yang Berkarya di Berbagai Bidang
Agustinus juga mengatakan, untuk bisa dikenal secara luas, maka PT perlu bersinergi dengan media massa. Tanpa media, lanjutnya, maka akan sangat kesulitan bagi PT untuk mengenalkan hasil karyanya, baik itu jurnal, karya ilmiah, ataupun pemikiran akademik lain.
“Sehingga, masyarakat pun tidak akan menerima manfaat atas keberadaan sebuah PT,” tandasnya.
Baca juga: Gandeng Hampir 20 Negara, Untar Gelar Konsorsium dan Konferensi Internasional di Masa Pandemi
Semua potensi yang dimiliki PT itu, ujarnya, bisa saja tidak akan terpublikasi dan dikenal masyarakat jika tidak ada peran media. Dia mencontohkan, kasus sumur resapan di DKI Jakarta yang belum lama ini viral. Pemberitaan sumur resapan yang massif itu akhirnya membawa media massa untuk menggali lebih dalam.