Ini Alasan Kemendikbudristek Tetap Lakukan Asesmen Nasional di Masa PPKM

Jonathan Nalom, Jurnalis
Senin 23 Agustus 2021 11:12 WIB
Foto: Illustrasi Okezone.com
Share :

JAKARTA - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan (Kabalitbangbuk) Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Anindito Aditomo menegaskan, Asesmen Nasional tetap perlu dilakukan meskipun dalam masa PPKM. Menurutnya, pelaksanaan Asesmen Nasional dilakukan untuk memetakan learning loss yang terjadi selama pandemi Covid-19.

“Mengapa perlu dilakukan meskipun ini masa Pandemi? Jawabannya adalah untuk mendapatkan data yang memungkinkan kita memetakan learning loss,” kata Anindito Aditomo dalam Komisi X DPR RI Rapat Kerja Dengan Mendikbud Ristek dalam kanal YouTube DPR RI, Senin (23/08/2021)

Baca juga:  Asesmen Nasional, Kemendikbudristek: Dorong Perbaikan Pembelajaran di Sekolah

Dalam paparannya, Nino mengatakan, bahwa beberapa Studi pernah melakukan penelitian, namun diyakinkannya masih dalam skala kecil. Dari hasil studi tersebut ditemukan ada daerah yang mengalami learning loss lebih parah dari yang lain, tapi ada daerah yang mengindikasikan hasil belajar PJJ lebih meningkat.

“Variasi dampak pandemi ini, itu menegaskan pentingnya kita melakukan pemetaan yang lebih menyeluruh melalui Asesmen Nasional,” imbuhnya

Baca juga: Ganti UN dengan AN, Kemendikbud Klaim Sudah Sosialisasi

Nantinya, program Asesmen Nasional akan menjadi dasar untuk meluncurkan sebuah program serta intervensi yang lebih terarah. Adapun nantinya juga dapat melihat sekolah mana yang lebih membutuhkan penerimaan bantuan.

“Sebagai contoh dengan data Asesmen Nasional, program kampus mengajar yang disebutkan mas menteri itu akan bisa lebih terarah. Bisa diarahkan ke sekolah-sekolah yang paling tertinggal, yang paling perlu dibantu untuk mengejar ketertinggalan,” pungkasnya. (din)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya