Perlunya Orkestrasi Kolosal Dalam Program Vaksinasi di Indonesia

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 03 Februari 2021 10:46 WIB
Prof.Dr. Martani Huseini. (Foto: Dok)
Share :

Demikianlah perumpamaan mensosialisasi Kebijakan memerlukan penguasaan teknik panggung atau pemahaman adat masyarakat, budaya setempat bahkan kearifan lokal yang biasa dianut. Untuk ini semua diperlukan pendalaman tentang teknik berkomunikasi interpersonal dan intercultural. Sekaligus penguasaan konten dan konteks yang Multi-Platform yang cukup kompleks juga diperlukan. Dengan mudah dan dilaksnakan. Komunikasi berjenang lintas komunitas,lintas budaya harus dipersiapkan secara seksama agar supaya Konten dan Konteksnya bisa diserap dengan mudah dan dapat dilaksanakan sesuai waktu yang telah ditetapkan.

Pemanfaatan Radio dan TV Komunitas

Contoh yang menarik bagaimana Kota Toronto Kanada, menurut pengamatan pakar Komunikasi dan Budaya asal Indonesia dan bermukim di Toronto, Justi Media Arrivati. Dalam penyampaiannya pada Webinar InterStudi ini, diceritakan bahwa warga Tororonto memiliki dua bahasa nasional resmi yakni Inggris dan Perancis, namun dalam berbagai macam penyampaian kegiatan program nasional pemerintah bahasa yang dipakai tetap secara resmi hanya dua bahasa.

Hanya saja untuk proses pengefektifan sosialisasi seperti edukasi tentang bahaya virus corona, proses pendekatan secara kultural terhadap kelompok-kelompok masyarakat yang multi etnis, pendekatan klasterisasi kelompok masyarakat dipilah-pilah agar tujuan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat bisa tercapai. Di Indonesia-pun menurut penjelasan dr. Siti Nadia sebagai Jubir Kemenkes sudah melakukan komunikasi publik melalui berbagai macam media dari TV Swasta, Publik, media cetak non-cetak bahkan Pendekatan pada kelompok ibu-ibu Posbindu, PKK dan lain-lain sudah dilakukan, namun masih dirasakan kurang pendekatan kultural kedaerahan, melalui Radio dan TV komunitas yang dimiliki dan dikelola oleh kelompok komunitas tersebut. Pemanfaatan cara dan Bahasa yang mudah dipahami oleh mereka dan disampaikan oleh tokoh panutan warga setempat.

Seandainya didaerah sudah tersedia Jaringan Wifi maka TV Komunitas bisa dimulai dari yang murah dan ’mudah’ seperti pembuatan PODCAST. dengan memanfaatan jaringan seperti youtube ataupun yang lain. Semoga masukan dari Webinar Stikom InterStudi bisa diwujudkan dalam mengedukasi masyarakat Indonesia yang majemuk, Multi Etnis dan Multi Budaya.

Oleh:Prof. Dr. Martani Huseini

Guru Besar FIA UI Jakarta

Ketua STIKOM InterStudi

(Vitrianda Hilba Siregar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya