Ketua Divisi Smart Learning Center PB Persatuan Guru Republik Indonesia Richardius Eko Indrajit mengatakan saat ini siswa di Indonesia bisa dengan mudahnya mencari dan mempelajari bahan ajar melalui internet. Dia mengatakan, jika semua materi ajar ada di You Tube maka guru pun semestinya tidak mengajarkan yang sudah ada di internet tersebut.
“Di era disrupsi ini, guru harus menguasai siber pedagogi, yakni bagai mana cara kita mengajar saat semua bahan yang mau kita ajarkan sudah ada di internet," katanya. Dia menjelaskan, di era saat ini pedagogi siber diperlukan agar guru bisa membuat tugas siswa yang lebih menarik, yakni tugas yang tidak dengan mudahnya siswa mengopinya dari internet.
Guru harus pandai membuat tugas yang menantang siswa berimajinasi untuk menjawabnya dan dikomparasi dengan ilmu yang dibaca melalui buku.
Dia mengatakan, era disrupsi ini juga mengubah posisi guru bukan lagi menjadi sumber ilmu, melainkan menjadi arsitek kelas dengan fungsi sebagai fasilitator dan sahabat agar siswa mampu membaca, membandingkan, dan berargumentasi, sehingga nantinya ilmu yang didapat itu bukan se kadar ilmu akademis, melainkan juga ilmu hidup yang dibutuhkan siswa di masa depan.
(Rani Hardjanti)