Jadwal Ujian Nasional 2019 Dimajukan

Koran SINDO, Jurnalis
Selasa 18 Desember 2018 12:31 WIB
Ilustrasi: Siswa (Foto: Okezone)
Share :

Baca Juga: Mendikbud Pantau Ujian Nasional SMP di Mimika

Materi soal dari pusat sebanyak 20-25%. Sedangkan sisanya, yakni 75-80% soal USBN disusun oleh masing-masing guru di satuan pendidikan yang dikonsolidasikan oleh MGMP/ KKG/Forum Tutor/Pokja pondok pesantren salafiyah. Sedangkan soal UN 100% disiapkan oleh pusat. Semua soal dalam bentuk pilihan ganda, kecuali soal Matematika SMA/ MA, SMK/MAK, dan Paket C/Ulya yang terdiri atas pilihan ganda dan isian singkat. “Demikian juga soal yang berorientasi pada penalaran tingkat tinggi (HOTS), masih diterapkan dalam UN 2019,” ungkapnya. Pengamat pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia Said Hamid Hasan berpendapat, apabila tahun depan soal HOTS masih dipakai di ujian nasional, maka dikhawatirkan akan menjadi masalah besar.

Hal itu karena secara pedagogis sistem pendidikan yang digariskan di Indonesia hanya boleh menilai apa yang dipelajari dan dialami siswa dalam belajar. “Kalau siswa belum belajar dalam proses pembelajaran HOTS, dan kenyataannya demi kian, kita uji dengan soal tentang HOTS, kita melanggar prinsip pendidikan yang fundamental,” terangnya. Said mengatakan, pengambil kebijakan pendidikan seharusnya memahami prinsip pendidikan ini dan kenyataan di lapangan. Dia mengakui, kemampuan HOTS teramat penting. Namun, jika memang siswa akan diuji dengan HOTS, maka perbaiki dulu proses pembelajaran di seluruh sekolah.

Menurut dia, siswa memiliki hak untuk mendapatkan pembelajaran HOTS. Meski demikian, haruslah ada perlindungan hukum agar siswa tidak selalu jadi objek kebijakan yang tidak berdasarkan prinsip pendidikan. “Tegakkanlah kebijakan pendidikan berdasarkan prinsip pendidikan, cegahlah peserta didik sebagai korban kebijakan yang tidak edukatif,” saran Said.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya