"Pendidikan tinggi ke depan akan menawarkan banyak pilihan model pembelajaran, mulai dari face to face, online learning, hingga blended learning," jelasnya.
Mantan Rektor Universitas Diponegoro ini menekankan, program PJJ memiliki jalur penerimaan tersendiri. Maka penerimaan baik lewat SBMPTN, SNMPTN, maupun PMDK tetap dengan pembelajaran face to face.
"Online lewat program lain. Ini dengan tatap muka dan PJJ maka jumlah mahasiswa akan lebih besar," pungkasnya.
(kmj)
(Rani Hardjanti)