BANDUNG – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyiapkan pendidikan daring alias online sebagai salah satu cara menghadapi revolusi industri 4.0.
Di bawah Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti, pendidikan daring ini merupakan pendidikan jarak jauh (PJJ) yang dikembangkan dalam sistem IdREN (Indonesia Research and Education Network).
IdREN yaitu jaringan privat nasional dalam pendidikan dan riset yang bisa menghubungkan perguruan tinggi baik negeri atau swasta dan mahasiswa untuk belajar lebih inovatif, mandiri, dan fleksibel.
Baca Juga: 8 Kiat Memulai Bisnis saat Kuliah untuk Si Milenial
Menristekdikti Mohammad Nasir menyatakan, model pendidikan jarak jauh (PJJ) ditargetkan mampu meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi bisa mencapai 40% pada 2023. Saat ini, APK pendidikan tinggi baru 31,5%.