Menteri Nasir Tegaskan Diploma IV Sama dengan Sarjana

Susi Fatimah, Jurnalis
Kamis 15 Februari 2018 15:44 WIB
Foto: Dok Kemristekdikti
Share :

MAKASSAR - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyoroti pandangan beberapa instansi dan dunia usaha yang masih beranggapan bahwa lulusan pendidkan politeknik Diploma IV tidak setara dengan sarjana akademik. Akibatnya lulusan Diploma IV mengalami kesulitan di dunia kerja.

Untuk itu, Kemristekdikti telah mengirimkan surat kepada berbagai instansi baik Instansi Pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun pihak swasta yang menyatakan lulusan Diploma IV setara dengan lulusan Sarjana Akademik.

“Saya berharap lulusan politeknik menjadi ‘pemain tengah’ dalam penyiapan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing tinggi,” ujar Nasir di Politeknik Negeri Ujung Pandang dalam siaran pers yang diterima Okezone.

Nasir menyatakan bahwa saat ini Kemristekdikti tengah fokus dalam melakukan Revitalisasi Politeknik, mulai dari revitalisasi kurikulum, penguatan kapasitas dan kapabilitas dosen hingga kompetensi mahasiswa. Kurikulum politeknik dirancang dengan skema 3-2-1, 3 semester di kampus, 2 semester di industri, 1 semester di kampus/industri untuk menyelesaikan tugas akhir. Diharapkan dengan skema ini akan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi.

Untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dosen politeknik, Kemristekdikti telah menyiapkan Program Beasiswa Retooling Kompetensi Vokasi Dosen Pendidikan Tinggi Vokasi. Melalui program ini, Kemristekdikti memberikan bantuan pembiayaan bagi dosen politeknik untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi baik dalam maupun luar negeri.

Nasir juga berpesan agar setiap mahasiswa lulusan politeknik agar memiliki sertifikat kompetensi. ”Harapan saya, semua lulusan politeknik memiliki sertifikat kompetensi, ke depan dunia kerja tidak hanya akan melihat ijazah saja, namun lebih mengutamakan kompetensi apa yang dimiliki,” tutur Nasir.

Mantan Rektor Terpilih Universitas Diponegoro itu berharap Politeknik Negeri Ujung Pandang bertransformasi menjadi politeknik terbaik dan menjadi rujukan pendidikan vokasi di Indonesia wilayah Timur. Ia juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang untuk mampu berkompetisi di era global. Banyak peluang yang dapat diraih lulusan pendidikan politeknik selain menjadi pegawai pemerintah ataupun swasta, mereka dapat juga menjadi pengusaha.

Usai melakukan kunjungan kerja ke PNUP, Menristekdikti bertolak ke kampus Universitas Hasanuddin Makassar untuk mendampingi Presiden Joko Widodo dalam rangka menghadiri Konferensi Forum Rektor Indonesia 2018.

Turut hadir dalam kunjungan kerja Menristekdikti ke Politeknik Negeri Ujung Pandang ini Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Patdono Suwignjo, Staf Ahli Bidang Infrastruktur Hari Purwanto, Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang Hamzah Yusuf, Rektor Universitas Negeri Makassar Husain Syam, dan Koordinator Kopertis Wilayah IX Jasruddin.

(Susi Fatimah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya