Mahasiswa Indonesia di China Raih Medali Emas dalam Kompetisi Penemuan Internasional

Antara, Jurnalis
Kamis 28 Desember 2017 13:17 WIB
Ilustrasi
Share :

"Beberapa kali gagal karena memang tanpa dosen pembimbing. Tapi saya terus mencoba. Alat yang mulai saya kembangkan pada 21 Mei 2017, akhirnye benar-benar rampung pada 18 Oktober 2017," ujarnya.

Kemudian pada 20 September 2017 alat yang dinamai dengan Petir NH19 diikutkan dalam kompetisi yang digelar oleh Chinese Innovation and Invention Society (CIIS) yang 80 persen anggotanya adalah profesor, 10 persen wirausahawan, dan 10 persen penemu senior.

Ajang IIIC 2017 tersebut diikuti 338 penemuan dan inovasi dari 11 negara dengan metode penilaian dari abstraksi berbahasa Inggris dan poster yang berisi penjelasan dan instruksi penggunaan.

Untuk bisa berangkat dari Nanjing ke Taiwan, Miftahun mendapatkan dukungan dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. "Bagi saya lomba ini sangat penting karena penemuan anak bangsa Indonesia bisa bersaing di dunia internasional," kata Miftahun.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya