Kritik LPDP, Ikatan Alumni Habibie: Jangan Hanya Fokus Program Pascasarjana, tapi Juga Lulusan SMA/SMK

, Jurnalis
Minggu 20 Agustus 2017 18:38 WIB
Siswa SMK sedang praktik (Foto: Okezone)
Share :

Menurut dia, LPDP yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 2 tahun 2010 tentang Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) mestinya menjadi ujung tombak dalam mencetak SDM terbarukan sejak usia belia.

Mestinya, lanjut Bimo, LPDP mampu menjadi navigator yang bisa membuka jalan bagi anak muda bangsa untuk menatap kemajuan dan kendalikan revolusi teknologi. Navigator yang mampu mengarahkan lulusan SMA menuju negara-negara maju yang menyediakan pendidikan tinggi terkemuka.

Sejak LPDP dibentuk, publik melihat kurang adanya rasa keadilan dalam program beasiswa luar negeri. Program yang elitis tersebut cenderung berpihak kepada yang kaya dan orang kota besar karena mereka punya fasilitas dan uang untuk mendapat Letter of Acceptance (LoA) atau conditional letter dari perguruan tinggi luar negeri.

"Sementara siswa yang kurang mampu atau dari pelosok daerah kesulitan memperoleh LoA. Karena untuk dapatkan itu prosesnya panjang dan membutuhkan dana dan kemampuan bahasa asing yang lebih. Hal ini tentunya memberatkan yang berasal dari daerah dan keluarga tidak mampu," katanya.

Bimo menyatakan, LPDP seharusnya meniru program beasiswa yang bernuansa affirmatif action yang pernah dijalankan oleh Menristek BJ. Habibie pada tahun 1980-an yang berhasil mengirimkan sekira 2.000 pemuda dari berbagai kalangan dan tingkatan sosial untuk belajar ke luar negeri.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya