Sementara itu, Prof. V. Bob Sugeng Hadiwinata Ph.D dari Universitas Parahyangan menuturkan, pentingnya memahami kemanan manusia melalui perspektif Copenhagen School, atau sebagai salah satu agenda keamanan internasional.
"Indonesia harus mempunyai komitmen yang kuat untuk mendukung perdamaian internasional dengan optimalisasi keterlibatan," katanya.
Acara ini mengangkat tema "Kontribusi Studi Hubungan Internasional dalam Perdamaian Dunia", yang juga dihadiri narasumber lainnya seperti Prof. Dr. Mochtar Mas'oed, Ph.D dari UGM dan Prof Tirta Mursitama Ph. D dari Universitas Bina Nusantara.
UBL selaku tuang rumah PNMHII ke 28, menonjolkan unsur Informasi Teknologi dalam upaya mempermudah penyelenggaran kegiatan PNMHII XXVIII. Setiap data peserta terintegrasi dengan sistem digital.
(Susi Fatimah)