JAKARTA – ‘Budi Luhur Membawa Berkah’ itulah tema sarasehan Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta yang diselenggarakan di Prambanan, Klaten, Jawa Tengah. Sarehan kali ini merupakan kegiatan yang ketiga kalinya digelar oleh kampus tersebut.
Sebelumnya, Sarasehan Kebudiluhuran pertama diadakan UBL pada 2013. Sedangkan Sarasehan Kebudiuluhuran kedua digelar di STIKES Budi Luhur Cimahi pada 2014 dengan membahas implementasi nilai-nilai budi luhur dalam kehidupan.
Ketua Pusat Studi Kebudiluhuran UBL sekaligus penanggung jawab kegiatan Rusdiyanta mengatakan, sarasehan ini diadakan dengan tujuan untuk sharing pengalaman dari berbagai institusi yang memiliki nama sama atau visi sama dalam mengimplementasikan nilai-nilai budi luhur.
“Sarasehan diikuti oleh 90 orang dari 20 institusi dari seluruh Indonesia dalam berbagai bidang usaha seperti bidang pendidikan, kesehatan, koperasi, seni budaya dan sosial,” katanya dalam keterangan pers yang diterima Okezone, Jumat (25/9/2015).
Kegiatan saresehan yang diadakan pada 18-20 September 2015, ini ikut dihadiri Rektor UBL Suryo Hapsoro Tri Utomo. Dalam kesempatan tersebut, Tri Utomo berpandangan ada hakikatnya manusia diciptakan oleh Tuhan adalah untuk menjadi orang baik.
“Orang yang berakhlak baik atau berbudi luhur akan berdampak positif dan kebaikan bukan hanya pada diri sendiri. Pada gilirannya orang yang berbudi luhur akan mendapat kebahagian,” kata Rektor UBL.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik