"UIN Jakarta ingin bekerja sama dengan berbagai pihak yang tidak terkait dengan persoalan di luar pendidikan. Jika nuansa politis atau non pendidikan terlalu dominan, efek bagi kerja sama adalah lahirnya berbagai prasangka," tegasnya.
Sementara itu usai kudeta di Turki beberapa hari silam, beredar tuduhan bahwa Fethullah Gulen adalah "aktor intelektual" di balik aksi kudeta militer yang gagal tersebut. Tetapi Gulen sebagai tokoh "Gerakan Hizmet" menampik tuduhan tersebut.
Aksi kudeta militer di Turki itu antara lain berpengaruh tidak baik terhadap kerja sama yang dibangun Fethullah Gulen Chair di bidang pendidikan dan sosial dengan sejumlah pihak.
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta adalah salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia yang sebelumnya membangun kerja sama bidang pendidikan dengan Fethullah Gulen Chair.
(Awaludin)