Didampingi oleh kedua orangtuanya, Ahmad pun seperti mendapatkan suntikan semangat menjalani ujian SBMPTN 2016. Pasalnya, menurut cowok berusia 17 tahun itu, soal matematika ujian Saintek tadi cukup sulit.
"Matematika tidak dapat diprediksi, tetapi kata orangtua tidak usah dibawa beban," imbuhnya.
Sebelumya, Ahmad sendiri juga mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016. Sayangnya, dia belum berhasil lolos sehingga mencoba peruntungan sebagai peserta SBMPTN 2016.
(Rifa Nadia Nurfuadah)