JAKARTA - Keberadaan CCTV di kamar mandi SMAN 100 Jakarta membuat para siswa resah. Dinas Pendidikan DKI Jakarta pun akan melakukan investigasi atas kasus ini.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sopan Andriyanto menyatakan, akan memanggil Kepala Sekolah SMAN 100 Jakarta pada Senin, pekan depan.
"Sekarang kan sudah Jumat, mungkin Senin akan mulai kami panggil Kepala Sekolahnya," ungkapnya saat dihubungi Okezone, Jumat (29/1/2016).
Menurut Sopan, pemasangan CCTV di suatu tempat biasanya didasari suatu alasan. Misalnya, tempat tersebut kerap digunakan untuk mengonsumsi narkoba atau hal negatif lainnya.
"Tapi kalau memang tidak terjadi apa-apa, kok, dipasang CCTV? Ini aneh. Karena itu, saya akan lakukan investigasi," ujarnya.
CCTV biasanya dipasang di tempat umum untuk memastikan kondisi keamanan wilayah tersebut. Pemasangan CCTV di ruang pribadi seperti toilet sekolah pun membuat siswa resah. Bahkan, salah satu siswa berinisial NA mengumpulkan dukungan melalui petisi online agar CCTV di toilet siswa tersebut dicabut.
Dari petisi tersebut diketahui CCTV terpasang di toilet siswa lantai satu dan lantai dasar. Saat ini, sudah 443 orang menandatangani petisi yang ditujukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) ke tersebut, serta masih belum ada tanggapan dari sekolah.
"Sampai saat ini pihak sekolah kami belum juga memberikan konfirmasi mengenai hal ini dan sampai saat ini kamera CCTV tersebut masih terpasang di toilet siswa sekolah kami. Jadi, saya mohon kepada bapak untuk menyelesaikan masalah ini ya pak," ujar NA.
(Rifa Nadia Nurfuadah)