MAKASSAR - Pada Uji Kompetensi Guru (UKG) kali ini, pemerintah menetapkan standar nilai minimal 5,5. Meski demikian, masih ada sejumlah guru yang mendapat nilai kurang dari standar tersebut.
Kepala SMPN 8 Makassar, Hikmah Mangani, Spd, Mpd mengungkapkan, guru-guru yang mendapat nilai kurang dari standar merasa gelisah.
"Bahkan mereka sangat kepikiran. Kok, nilainya segitu, padahal pas mengerjakan sudah yakin. Tapi setelah selesai, lihat nilainya cuma segitu," ujar Hikmah kepada Okezone, di SMPN 8 Makasaar, Jumat(20/11/2015).
Menurut Hikmah, ada sejumlah soal yang mengujikan materi umum. Padahal ketika mengajar, para guru ini hanya mengajar satu mata pelajaran. Hikmah mencontohkan, guru Biologi, misalnya, dapat soal fisika dan kimia juga.
"Tidak hanya itu, banyak guru jatuh pada kompetensi pedagogik. Padahal itu yang utama, yaitu bagaimana guru mengenali karakter anak didiknya. Dan bagaimana guru bisa mentransfer ilmu ke mereka," imbuhnya.