"UGM telah melahirkan banyak tokoh nasional, seperti Joko Widodo, Pratikno, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Karena itu diharapkan lulusan UGM nanti tampil sebagai pemimpin ASEAN dan dunia," katanya.
Sementara Satria mengajak sivitas akademika UGM untuk kembali sebagai universitas kerakyatan. Dia pun meminta rektor untuk menurunkan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Selain itu, setiap hari, lapangan GSP selalu dipenuhi mobil milik mahasiswa yang terparkir, sehingga tidak mencerminkan kampus kerakyatan. Oleh kerena itu BEM mengajak para mahasiswa untuk tidak membawa mobil ke kampus.
"Kalau ada sepeda, pakai sepeda, kalau dekat cukup jalan kaki atau bersepeda motor. UGM lahir dari titisan darah Gadjah Mada sebagai pemersatu bangsa, karena itu mari bangkit sebagai universitas kerakyatan,” kata Satria.
(Rifa Nadia Nurfuadah)