Termasuk untuk semakin menguatkan konsep business, intellectual, government, community (BIG-C) yaitu meliputi proses daur ulang bahan dasar organik oleh warga menjadi ornamen dan barang seni dengan nilai jual tinggi.
“Bila kegiatan ini bermanfaat dan bermakna, maka selanjutnya pihak Kagoshima akan mengundang tim dari Universitas Budi Luhur untuk berkunjung ke kota kami tahun depan,” kata Katsutoshi Kawano selaku Land Usage Planning and Control Division, Assistant Section Chief Kagoshima City.
Kegiatan ini diakhiri dengan diadakannya workshop pembuatan kerajinan dari plastik kemasan bagi seluruh peserta oleh Ketua KSM Nyiur petani sampah.
Peserta dari diajak berkarya dan menampilkan bagaimana mereka memanfaatkan bahan-bahan bekas sehingga menjadi barang-barang yang dapat dimanfaatkan kembali.
Bagi KatsutoshiKawano, walaupun di Jepang ada Origami (kerajinan melipat kertas Jepang) tapi aktifitas workshop pembuatan kerajinan ini sangat menarik dan hal baru untuk dirinya.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))