"Mengamen sampai jam sembilan atau sepuluh lalu pulang siap-siap berangkat sekolah siang. Pulang setengah lima sore, malam belajar lagi," ungkapnya.
Saat bertanya kepada teman - teman Dodo di Sekolah Master, Dodo memang dikenal siswa paling cerdas. "Memang dapat rangking terus. Di sini paling pintar, suka main gitar dan basket," kata teman - teman Dodo antusias.
Dodo mengungkapkan kebahagiaannya dapat lolos masuk UI sesuai cita-citanya. Bahkan, anak muda kelahiran 21 Juni 1994 itu mempunyai pakar ekonomi idola yakni Faisal Basri.
"Saat ini saya bersyukur dan sedang upayakan urus berkas administrasi masuk UI dengan beasiswa serta bayaran sistem Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan (BOP-B) biaya pendidikan nol rupiah. Ini saya sudah bertemu dengan pihak UI, tentu orangtua bangga," tutup Dodo.
(Rifa Nadia Nurfuadah)