Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Nurhadi Amiyanto, mengatakan, pihaknya sudah menerapkan metode pengukuran kecurangan sejak beberapa tahun lalu.
"Jadi bisa dilihat kabupaten mana yang banyak melakukan kecurangan," kata Nurhadi.
Bagi Nurhadi, kejujuran merupakan hal utama dan tanpa kompromi. Mereka pun siap melakukan revisi jika ditemukan kecurangan.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, UN 2015 tidak lagi menjadi penentu kelulusan. Kelulusan ditentukan oleh satuan pendidikan.
(Rifa Nadia Nurfuadah)