Ingat Batasan saat Pacaran

Giovanni, Jurnalis
Sabtu 14 Februari 2015 13:05 WIB
Dalam berpacaran sebaiknya anak muda tahu batasan. (Foto: dok. Okezone)
Share :

JAKARTA – Pacaran di kalangan anak muda jaman sekarang bukanlah hal yang tabu. Bahkan di antara mereka ada yang berbangga hati mengumbar kemesraan di depan umum.

Namun, sebagai insan yang berakal seharusnya kita memilih gaya berpacaran yang positif. Dalam berpacaran seharusnya kita memperhatikan batasan-batasan tertentu.

Pembantu Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, Aceh, Herinawati S.H. M.H, menjelaskan, ajaran Islam sebenarnya melarang umatnya untuk berpacaran. Dalam Islam, kata Herinawati, hanya ada yang namanya taaruf.

"Meski tidak ada peraturan khusus tentang larangan berpacaran, beberapa peraturan kampus menunjang hal tersebut," kata Herinawati ketika berbincang dengan Okezone, belum lama ini.

Universitas yang terletak di Serambi Makkah ini, memberlakukan jam malam. Tidak boleh ada lagi kegiatan di kampus setelah jam lima sore. Kemudian, mahasiswa perempuan harus mengenakan rok.

Dosen wali, staf karyawan hingga petugas keamanan mengawasi perilaku mahasiswa. Selain itu, Badan Pengawasan Syariah Islam juga memonitor kehidupan sosial di kampus.

"Sejauh pandangan saya, di Unimal sendiri tidak terlalu mencolok, ya. Paling kalau ada yang berpacaran masih dalam kelompok-kelompok atau kerumunan, jadi tidak ada yang terlihat berduaan di kampus," katanya.

Herinawati juga menyampaikan, bukan berarti tidak ada hal positif yang bisa diangkat dari pacaran. Menurut Herinawati, positif atau negatifnya pacaran kembali lagi kepada mereka yang menjalaninya.

Dia menambahkan, pacaran dapat dimaknai positif apabila didalamnya terjadi hubungan yang saling membangun. Misalnya, dalam hubungan tersebut keduanya saling mendukung dan membantu dalam hal belajar.

"Mungkin dalam hal ini yang sering terlihat anak laki-laki, ya, yang sering minta dibantu dalam belajar mengerjakan tugas sama anak perempuan," tuturnya.

Tak hanya itu, Herinawati juga memiliki imbauan kepada para pemuda di Indonesia, terutama yang beragama Islam. Sebaiknya, kata Herinawati, jika berpacaran tetaplah dalam koridor yang tepat dan tidak melewati batasan-batasan yang wajar.

"Yang sering terlihat saat ini lebih ke hal negatif kaya pegangan tangan, berduaan, ciuman yang jelas-jelas melanggar syariat Islam," pungkasnya.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya