"Mungkin karena melihat badan saya yang besar dan botak macam tentara dari Jawa," imbuhnya.
Selama setahun mengabdi, Dimas pun membuat berbagai terobosan dalam pendidikan di sekolahnya. Salah satunya dengan membudidayakan ayam pedaging sebagai media praktik pembelajaran. Ayam pedaging merupakan ternak khas dari SMKN Bajawa Utara.
Meski awalnya tidak mendapat banyak dukungan, Dimas tidak patah arang. Hasilnya, masyarakat dan guru tidak lagi ragu setelah melihat kesuksesan program tersebut. Program ini sukses membantu siswa dalam memahami materi pelajaran kejurusan mereka sekaligus menambah uang yang bisa berguna bagi komite sekolah.
"Program yang kami rancang ini sekarang menjadi program unggulan sekolah yang dilaksanakan secara berkala," ujar Dimas.
(Rifa Nadia Nurfuadah)