“Kemampuan mengelola keuangan bukan lagi sekadar pengetahuan tambahan, melainkan telah menjadi salah satu kompetensi kehidupan yang perlu dimiliki sejak dini,” ujarnya.
Ia menambahkan, investasi pada hakikatnya tidak hanya berbicara tentang bagaimana memperoleh keuntungan, tetapi juga mengajarkan kita untuk melakukan perencanaan, disiplin dalam mengelola keuangan, mengelola risiko, mengambil keputusan, serta memiliki visi yang berorientasi jangka panjang.
“Karena itu, literasi keuangan dan investasi perlu dibangun bersama dengan sikap kritis dan bertanggung jawab,” katanya.
Head of Relationship Manager and Alliances Panin AM Sylvia Permata Sari menyampaikan, masa kuliah merupakan waktu yang tepat untuk mulai mengenal dan mempraktikkan investasi.
Menurutnya, kebiasaan menyisihkan dana dan memahami risiko sejak awal akan membuat mahasiswa lebih siap mengelola keuangan ketika mulai bekerja. Ia juga menjelaskan bahwa akses investasi kini semakin mudah melalui aplikasi digital, salah satunya melalui MotionTrade.