Kenaikan peringkat tersebut menjadi bagian dari perkembangan posisi UEU dalam beberapa tahun terakhir. Pada UI GreenMetric 2025, UEU juga tercatat berada di peringkat 12 dunia untuk kategori *small campus*.
Tujuh Indikator Penilaian
UI GreenMetric tidak hanya melihat kondisi fisik kampus. Penilaian juga mencakup bagaimana perguruan tinggi mengelola energi, air dan sampah, sistem transportasi, serta mengintegrasikan isu keberlanjutan dalam pendidikan dan penelitian.
Aspek tata kelola dan digitalisasi juga masuk dalam indikator penilaian 2026. Dengan cakupan tersebut, posisi sebuah perguruan tinggi dalam pemeringkatan merupakan hasil akumulasi kinerja pada sejumlah indikator, bukan berdasarkan satu program tertentu.
Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, S.T., M.B.A., IPU, ASEAN Eng., mengatakan hasil pemeringkatan tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi kampus.
“Kami bersyukur atas peningkatan posisi Universitas Esa Unggul dalam UI GreenMetric 2026. Namun, bagi kami, peringkat bukanlah tujuan akhir. Ini merupakan cermin bahwa upaya membangun budaya keberlanjutan di lingkungan UEU terus bergerak dan harus dilakukan secara konsisten,” ujar Arief.